Ingin rasanya, semua ini menjadi bukan terasa beban.
Ingin rasanya, diri ini rileks saja menerima.
Ingin rasanya, amanah tak merubah sikap.
Ingin rasanya, datang satu-persatu saja, jangan sekalian...
Saat datang amanah yang menyita perhatian, laporan tiba-tiba jadi ngga balance, saat hati galau dan butuh teman, tapi teman2 menghilang... jangankan ketemu, bahkan sms pun ngga dibalas... saat butuh sandaran, sandarannya kelelep banjir, waktu air mata perlahan turun tissuenya habis, sedang kedua tangan membawa kertas-kertas ujian...
Dan inilah kelemahannya...
Ane jadi panik
Ane jadi emosional
Ane jadi tertekan...
Kenapa sekali bruk!
Ah, pertanyaan bodoh..
"Sesungguhnya, jika Allah s.w.t. mencintai sesuatu kaum, maka mereka akan diuji. Andainya mereka redha dengan ujian tersebut, maka baginya keredhaan Allah s.w.t…"
Insyallah bisa...
Iya, bisa...
Wahai para syaitan.. awas berani ganggu2 hamba yang sedang susah ini. Ane yasinin tau rasa ente (halaah...). Nanti ane aduin ke Alloh karena mendzolimi ane, huh!.
Thursday, December 04, 2008
Meluah tumpah ruah... (woogh! hiper!)
Yang Posting :
-Wahyu Widya-
di
Thursday, December 04, 2008
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

0 komentar:
Post a Comment